Lead

Mar 22 07 10:00 AM

Tags : :

Temuan di Tondowongso di Duga Peninggalan Kerajaan Singosari
Selasa, 13 Maret 2007 | 16:57 WIB

TEMPO Interaktif, Kediri: Ekspedisi penggalian situs purbakala di Dusun Tondowongso, Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur kembali menemukan sejumlah bangunan, Selasa (13/3). Penemuan itu semakin memperkuat pernyataan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan Mojokerto yang menyatakan situs Tondowongso merupakan penemun terbesar sepanjang 30 tahun terakhir.

Tim ekspedisi menduga candi yang terkubur tanah itu merupakan peninggalan Kerajaan Singosari. Bangunan yang ditemukan itu berupa delapan bangunan yang merupakan bagian dari kompleks candi besar. Kedelapan bangunan itu adalah, lima bangunan menyerupai altar (tempat pemujaan) dan tiga sudut candi. "Penemuan delapan bangunan itu memberi petunjuk lokasi dan bentuk situs,” kata Aris Soviyani, Ketua Tim Penggalian Situs Tondowongso, Selasa (13/3).

Tim menduga, situs Tondowongso berbentuk persegi panjang dengan lebar 85 meter dan panjang 120 meter. Luasnya diperkirakan mencapai 1.06 hektare. “Ini situs besar yang jarang ditemukan pada masa kini. Kami menduga ini merupakan candi peninggalan kerajaan Singosari," kata Aris.

DWIDJO U. MAKSUM

link: http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2007/03/13/brk,20070313-95408,id.html

----------------------------------------------------------------------------

Situs Tondowongso Merupakan Peninggalaan Kerajaan Kediri
Rabu, 14 Maret 2007 | 14:17 WIB

TEMPO Interaktif, Kediri: Tim ekspedisi Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) memastikan situs yang ditemukan di Dusun Tondowongso, Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, merupakan peninggalan jaman kerajaan Kadhiri (Kediri) awal. "Situs di Tondowongso dibangun pada abad XI. Ini merupakan karya seni transisi perpindahan kerajaan Jawa Tengah ke Jawa Timur. Masterpiece yang luar biasa," kata I Made Kusumajaya, Kepala BP3 Trowulan, Mojokerto Rabu (14/3) didiampingi Ketua Tim penggalian, Aris Siviani.

Menurut I Made Kusumajaya, ketika pusat kerajaan dipindah dari Jawa Tengah ke Jawa Timur, orang-orang juga ikut pindah, sehingga banyak candi dibangun di kawasan Jawa
Timur. Proses perpindahan itu terjadi sejak tahun 929 M.

Kerajaan Kediri merupakan kerajaan tertua di Jawa Timur. Setelah masa kerajaan Kediri, disusul kerajaan Singosari kemudian Majapahit. Ketiga kerajaan itu memiliki keterkaitan dari sisi historis dan arsitektur.

Sejumlah ciri-ciri yang menjadi patokan bahwa situs Tondowongso merupakan peninggalan jaman kerajaan Kadhiri awal adalah jenis arca yang ditemukan memiliki
teksture yang sangat halus. Arca-arca yang ditemukan merupakan arca Hindu, yaitu Arca Brahma, Syiwa, Durga, Lingga, Yoni dan Lembu Andini. Tiap arca ditempatkan pada ruang-ruang tersendiri dalam komplek candi.

DWIDJO U. MAKSUM

link: http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2007/03/14/brk,20070314-95476,id.html

----------------------------------------------------------------------

Tondowongso,Peninggalan Kadhiri
Kamis, 15/03/2007

Image Dusun Tondowongso, Desa Gayam, Kec Gurah, Kab Kediri, dipastikan sebagai peninggalan zaman Kerajaan Kadhiri (Kediri). Diperkirakan, situs tersebut berdiri pada abad XI masehi.

”Situs ini merupakan kompleks candi besar yang dibangun pada abad XI, zaman Kerajaan Kediri awal. Ini merupakan karya seni nenek moyang kita. Dari penelitian diperkirakan, seni arsitektur bangunan candi dari masa transisi perpindahan kerajaan Jawa Tengah ke Jawa Timur. Karya ini sangat luar biasa,” ungkap Kepala Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Mojokerto I Made Kusumajaya. Dari penelitian terakhir, tim ekspedisi BP3 Trowulan menemukan empat bangunan candi di kawasan penggalian seluas 1 ha itu.

Tiga dari struktur candi tersebut merupakan bangunan candi perwara (penunjang),dan satu lagi merupakan struktur candi induk. Sedangkan lima bangunan altar (pemujaan) merupakan bagian dari bangunan candi induk dan perwara. Made meyakini candi di Tondowongso merupakan penemuan situs terbesar. Menurutnya, ukuran candi tersebut sangat mirip Candi Prambanan, tetapi struktur dan bangunannya lebih kecil. Dia juga memperkirakan kompleks situs Tondowongso dikelilingi telaga. Indikasi adanya telaga itu terlihat dari struktur tanah yang mengelilingi kawasan kompleks candi lebih gembur. ”Candi di Tondowongso ini selain berdekatan dengan sungai, juga dikelilingi telaga,” ungkapnya.

Dari hasil penelitian sementara, dari sudut bangunan candi yang ditemukan, kompleks Candi Tondowongso memiliki luas lebih dari 1 ha. Panjang sudut timur hingga barat adalah 80 meter, sementara panjang utara hingga selatan mencapai 120 meter,sedangkan lebar (ketebalan) pagar 130 cm.Tembok yang mengelilingi kompleks candi diperkirakan mempunyai ketinggian 3.70 m.(edi purwanto)

link: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama/tondowongso-peninggalan-kadhiri-3.html
Quote    Reply   

#2 [url]

Mar 24 07 1:39 AM

menarik..sampe sekarang gue suka banget ama yg namanya candi..dan berharap Anggun bisa bikin klip di Borobudur....sambil berlari lari celingak celinguk..diantara dinding candi :D :D ohhhhh kapan :?:

*

Quote    Reply   

#3 [url]

Mar 24 07 11:42 AM

menarik..sampe sekarang gue suka banget ama yg namanya candi..dan berharap Anggun bisa bikin klip di Borobudur....sambil berlari lari celingak celinguk..diantara dinding candi :D :D ohhhhh kapan :?:

-Qnoycs



Ntar jd sama donk kaya V.klip Maribeth yg judulnya "Borobudur" :D

Quote    Reply   

#5 [url]

Mar 25 07 10:43 AM

edun ! gw juga paling demen mengenai hal-hal arkeolog!
eh ada gambar nya tak? pingin liat ich..


eh..eh...waktu itu juga di daerah cipatat cianjur pernah ditemuin kerangka manusia purba yah? lengkap dengan peralatan masaknya dia di gua-gua gituh 8) gw udah nyangka sih daerah situ soalnya daerah nya indah sangat terus banyak gua-gua juga 8)
waktu gw baca artikel itu tentang manusia purba gw ko langsung keingetan harrys yah

Quote    Reply   
Add Reply

Quick Reply

bbcode help